Selasa, 18 September 2012

TEKNIK RADIOGRAFI MANUS


Teknik radiografi manus dapat dibuat dengan proyeksi PA, lateral dan oblik serta ada proyeksi khusus untuk melihat obyek ataupun celah sendi tertentu.
Kasus ruda paksa / fracture dibuat dengan proyeksi Pa dan oblik
Dislokasi dibuat dengan proyeksi PA dan lateral
Corpus Alenum, jika luka tembak / logam maka bekas luka tembak di temple logam yang diplester kemudian di buat foto PA dan lateral.
Kelainan Patologis dapat dibuat dengan proyeksi PA, oblik dan juga dibuat dengan proyeksi Ball Catcher untuk kasus Arthritis Rheumatoid.
Anatomi
manus

MANUS PA

Umumnya proyeksi manus dibuat dengan proyeksi PA bukan AP
Posisi Pasien
Duduk menyamping meja pemeriksaan dengan tangan yang akan difoto menempel pada kaset.
Beri sandbag pada antebrachi agar wrist joint tidak overlap dan posisi manus true PA
Posisi Obyek
Telapak tangan menempel di atas kaset dengan jari-jari tangan lurus
Sinar
CP tegak lurus kaset
CR caput metacarpophalangeal Joint III
posisimanuspa
Faktor Eksposi
Tanpa grid dengan 42 kV dan 6,3 mAs
Kriteria
Tampak os carpals, os metacarpals dan phalanges dalam posisi PA kecuali thumb pada posisi oblik dan wrist joint
manuspa
handnormalaplabelled

MANUS LATERAL

Untuk proyeksi lateral dapat dibuat dengan jari-jari ekstension (lateral) tepi ulnaris / radialis menempel film, fleksion dan FAN lateral
Posisi Pasien
Duduk menyamping meja pemeriksaan dengan tangan yang akan di foto menempel pada kaset.
Posisi Obyek
Telapak tangan dan wrist join pada posisi true lateral di atas kaset dengan :
Lateral ekstension, jari-jari tangan fleksi dan (tepi ulnaris menempel film dengan thumb menyamping ventral)/(tepi radialis menempel film dengan tangan endorotasi hingga thumb pada posisi AP)
Lateral fleksion, tangan fleksi dan rapat, jika sakit maka sesuai dengan kemampuan tangan.
FAN lateral, biasanya dibuat dengan menggunakan spon bertingkat / tangan di posisikan seperti kipas (FAN) sehingga jari-jari tidak rapat dan terekspos pada film.
Sinar
CP tegak lurus kaset
CR caput metacarpophalangeal Joint II / pertengahan obyek
posisimanuslateralrad posisimanuslateralekste
posisimanuslateralfleks posisimanuslateralfan

Faktor Eksposi
Tanpa grid dengan 52 kV dan 6,3 mAs
manuslateral manuslateralfleksi
manuslateralfan
Kriteria
Lateral ekstension, (tepi ulnaris menempel
film, tampak phalanges, metacarpals dan distal radius serta ulna saling superposisi kecuali thumb pada posisi PA dan mengalami magnifikasi)/(tepi radialis menempel film, tampak phalanges, metacarpals dan distal radius serta ulna saling superposisi kecuali thumb pada posisi PA)
Lateral fleksion; tampak phalanges, metacarpals dan distal radius serta ulna saling superposisi kecuali thumb pada posisi PA dan magnifikasi, Digits pada posisi fleksion
FAN lateral, Phalanges tergambar masing-masing kecuali bagian proximal serta radius dan ulna saling superposisi.

MANUS OBLIK

Untuk proyeksi oblik biasanya dibuat oblik PA
Posisi Pasien
Duduk menyamping meja pemeriksaan dengan tangan yang akan difoto menempel pada kaset.
Posisi Obyek
Telapak tangan dari posisi lateral kemudian di rotasikan (endosorotasi) dengan ujung-ujung jari menempel kaset sehingga tampak seperti memegang / dapat juga menggunakan spon.
Sinar
CP tegak lurus kaset
CR caput metacarpophalangeal Joint III /V
posisimanusoblik
Faktor Eksposi
Tanpa grid dengan 42 kV dan 8 mAs
Kriteria
Gambaran manus pada posisi oblik kecuali thumb pada posisi lateral
Pada CP metacarpophalangeal joint V os metacarpals I-V minimal overlap daripada pada CP pada metacarpophalangeal joint III.
Radius dan ulna saling overlap / superposisi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar